Untukmu Aku Yang Merasa Diam Terdiam

Sebuah surat cinta untuk diri sendiri. #halah

Hai, bagaimana kabarmu?

Apakah kamu baik-baik saja.? Jika aku lihat sekarang ini, kamu sedang resah, gundah gulana. Sebenarnya apa yang kamu pikirkan sekarang ini? Apa yang kau lakukan? Kamu harusnya tahu dan sadar akan itu. Jangan-jangan kamu tidak tahu kamu mau apa dan gimana. Iya, tepat sekali. Memang Iya! Jadi, ceitanya kamu sedang berada dalam lautan gelap dimana tidak ada cahaya sama sekali. Dan kamu sedang menaiki kapal kecil tua renta itu, yang dimana kamu tidak tahu bagaimana menavigasikannya.

Sebuah DELUSIONAL TINGKAT AWAL TERASI AKHIR. Nikmat dan nikmati!

Dan…

Oh Tidak! Nampaknya umurmu kini lebih dari sekedar dari remaja. Dua puluh dua tahun, hampir dua puluh tiga tahun. Jika Onizuka Eikichi nampak begitu keren dengan apa-apa yang dia lakukan untuk menjadi Great Teacher! maka kamupun hanya bisa merasa diam terdiam saja ketika berkaca pada diri. Aku berbinar melihat si Onizuka, dan aku sembab melihat kamu. Serius! NO MIAPAH!

Apakah kamu sesuram itu?

Apakah kamu semenyedihkan itu?

Apakah kamu sembelihan itu? Entahlah!

Yah, nampaknya lebih baik kamu perlu belajar navigasi untuk mengemudikan kapal tua renta ini. Mungkin belajar melihat rasi bintang. Mungkin kamu pasangin jetpack. Mungkin kamu summon¬†Poseidon. Yah, walaupun tidak ada cahaya sama sekali dan tidak tahu apa dan gimana,…. kamu seharusnya bersiap-siap jika ada suatu cahaya yang bisa kamu tuju. Jangan sampai kamu hanya bisa melongo wow ¬†melihat cahaya yang indah.

Jadi… Inilah! Semangat! Kamu! Yaitu aku…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>